KENDARI, BERITASULTRA.ID – Kobaran api melahap satu unit rumah di BTN Puri Magaha, Kelurahan Wundudopi, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Rabu, 20 Mei 2026.
Beruntung api berhasil dipadamkan petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Kendari sebelum merembet ke rumah warga lainnya.
Peristiwa ini terjadi sekira pukul 09.00 Wita. Kebakaran ini membuat warga setempat panit. Api bermula kecil tiba-tiba menjadi besar menjalar ke plafon rumah. Warga yang melihat kejadian itu langsung melaporkan ke Dinas Pemadam Kebakaran.
Kasi Humas Damkarmat Kota Kendari Martoyo Awaludin menjelaskan bahwa setelah menerima laporan, dua unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk melakukan penanganan. Setibanya di lokasi, kata dia, petugas mendapati api telah menjalar ke sisi bangunan rumah dan atap rumah.
“Tim Damkar Kota Kendari segera melakukan proses pemadaman secara intensif. Api berhasil dipadamkan sekira pukul 10.25 Wita,” ucap Martoyo Awaludin kepada media.
Setelah api dipadamkan, di area kebakaran, petugas melanjutkan dengan proses pendinginan serta pengecekan menyeluruh untuk memastikan tidak ada titik api yang berpotensi menyala kembali. Seluruh rangkaian pemadaman dinyatakan berhasil dan terkendali.
Berdasarkan keterangan salah satu penghuni rumah, ia melihat titik api diduga berasal kemudian menjalar ke plafon rumah. Saat petugas damkar menuju lokasi kebakaran, operator fire button mendapat laporan bahwa api sudah aman dan sudah padam. Selang beberapa menit masuk lagi laporan bahwa ada titik api yang cukup besar di mobil yang mengakibatkan rumah tersebut terbakar.
“Akibat dari kebakaran ini, 1 rumah tinggal mengalami kerusakan ringan, mobil dan 5 unit motor ikut terbakar,” ungkapnya.
Penyebab kebakaran ini belum di ketahui. Untuk total kerugian ditaksir mencapai kurang lebih Rp 300 juta.
Martoyo juga mengimbau kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi terjadinya kebakaran dengan melakukan pengecekan rutin instalasi listrik di rumah dan tempat usaha warga.
Selain itu, meningkatkan koordinasi antara Damkar Kota Kendari, PLN, kepolisian, serta masyarakat dalam menghadapi dan menanggulangi kejadian darurat kebakaran.
“Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya terkait kondisi bangunan dan instalasi listrik serta perlunya peningkatan kerja sama antara instansi terkait dan masyarakat dalam upaya pencegahan kebakaran,” tutupnya. (Onno)
















































