KENDARI, BERITASULTRA.ID – Sebanyak 749 wisudawan dan wisudawati resmi dikukuhkan, Kamis, 7 Mei 2026. Prosesi wisuda berlangsung di Auditorium Mokodompit Univeristas Halu Oleo (UHO).
Ratusan lulusan tersebut berasal dari 14 fakultas dan pascasarjana dengan jenjang pendidikan Diploma, Sarjana, Profesi, Magister hingga Doktor.
Dalam sambutannya, Plt. Rektor UHO, Dr. Herman, S.H., LL.M mengingatkan kepada wisudawan dan wisudawati agar terus meningkatkan kapasitas diri, kreatif, inovatif dan adaptif menghadapi perubahan dunia kerja yang berkembang sangat cepat.
“Siapkan diri sebelum kesempatan itu datang. Bekali diri dengan ilmu dan pengalaman agar mampu menghadapi berbagai tantangan,” pesan Rektor dihadapan wisudawan.
Ia juga mengingatkan bahwa wisuda
bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan di tengah masyarakat.
Menurutnya, ilmu yang diperoleh di kampus harus digunakan untuk kemaslahatan umat manusia dan menjawab tantangan zaman yang semakin kompleks.
Rektor turut mengajak seluruh alumni untuk mendukung program Tracer Study melalui laman tracer.uho.ac.id guna membantu peningkatan mutu dan akreditasi perguruan tinggi.
“Partisipasi alumni sangat penting untuk mengetahui tingkat penyerapan lulusan di dunia kerja sekaligus menjadi bahan evaluasi dalam menyiapkan kompetensi mahasiswa sesuai kebutuhan industri dan masyarakat,” ungkapnya.
Diketahui, momentum wisuda kali ini predikat lulusan terbaik tingkat universitas diraih oleh Nur Grace dari Program Studi Sastra Inggris S1 Fakultas Ilmu Budaya dengan IPK 3,95 dan masa studi 3 tahun 9 bulan.
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) menjadi penyumbang lulusan terbanyak dengan 159 wisudawan, disusul Fakultas Farmasi yang meluluskan 158 profesi apoteker serta Fakultas Kedokteran yang meluluskan 51 dokter dan ners.
Program Pascasarjana juga mencatat capaian membanggakan dengan rata-rata IPK Program Doktor mencapai 3,91 dan Program Magister 3,85.
Selain lulusan terbaik universitas, UHO juga memberikan penghargaan kepada sejumlah lulusan terbaik fakultas dan program studi. Diantaranya, Muhamad Irfan Rama yang meraih IPK sempurna 4,0 pada Program Studi Ilmu Manajemen Konsentrasi Manajemen Administrasi Publik Pascasarjana.
Kemudian, Sri Sulastri dengan IPK 4,0 pada Program Studi Pendidikan Seni S2, serta Arista dari Program Studi Akuntansi dengan IPK 3,91.
Di Fakultas Kedokteran, Nurfahrila Fahda berhasil meraih IPK sempurna 4,0 pada Program Studi Pendidikan Profesi Ners. Sementara di Fakultas Farmasi, Fandi Ahmad juga mencatat IPK 4,0 pada Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker.
















































