KENDARI, BERITASULTRA.ID – Universitas Halu Oleo (UHO) meluncurkan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Ilmu Bedah Fakultas Kedokteran. Hal ini sebagai respon kebutuhan tenaga medis spesialis khususnya wilayah pesisir dan kepulauan di Sulawesi Tenggara (Sultra).
Sebagai program studi baru, PPDS Ilmu Bedah UHO akan memulai dengan kuota penerimaan yang terbatas, maksimal tiga orang pada tahap awal. Pembatasan ini dilakukan untuk memastikan kualitas pendidikan tetap terjaga, baik dari sisi pembelajaran teori maupun praktik klinis.
Dekan Fakultas Kedokteran UHO, I Putu Sudayasa menjelaskan bahwa pihak UHO masih menunggu penyelesaian administrasi, termasuk penerbitan Surat Keputusan operasional dari kementerian terkait.
“Jika semua proses telah rampung, kami menargetkan penerimaan mahasiswa baru dapat dimulai pada Maret 2026,” ujar dr. Putu
saat peluncuran program ini pada Jumat, 13 Februari 2026.
Meski jumlahnya terbatas, program ini diyakini akan menjadi magnet bagi para dokter umum yang ingin melanjutkan pendidikan spesialis tanpa harus keluar daerah.
Dari sisi fasilitas, PPDS Ilmu Bedah UHO telah melalui proses evaluasi dan dinyatakan layak oleh tim penilai dari kementerian. Rumah sakit yang menjadi wahana pendidikan utama antara lain RSUD Bahteramas dan RSUD Kota Kendari.
Kedua rumah sakit ini memiliki fasilitas yang memadai serta didukung oleh tenaga dokter spesialis dan subspesialis berpengalaman. Kolaborasi ini memungkinkan mahasiswa mendapatkan pengalaman klinis yang komprehensif, mulai dari penanganan kasus sederhana hingga kompleks.
Fokus pada Layanan Kesehatan Pesisir
Salah satu keunggulan utama PPDS Ilmu Bedah UHO adalah pendekatan berbasis wilayah pesisir dan kepulauan. Kurikulum yang disusun tidak hanya berfokus pada aspek klinis, tetapi juga mempertimbangkan kondisi geografis dan sosial masyarakat.
Hal ini penting mengingat tantangan layanan kesehatan di wilayah pesisir berbeda dengan daerah perkotaan. Akses transportasi, keterbatasan fasilitas, serta kondisi lingkungan menjadi faktor yang harus diperhitungkan.
Dengan pendekatan ini, lulusan PPDS Ilmu Bedah UHO diharapkan mampu menjadi solusi nyata bagi peningkatan layanan kesehatan di daerah terpencil.
Kehadiran PPDS Ilmu Bedah di UHO membawa harapan besar bagi masyarakat Sulawesi Tenggara. Program ini tidak hanya akan meningkatkan kualitas layanan kesehatan, tetapi juga memperkuat kemandirian daerah dalam penyediaan tenaga medis.
Dengan semakin banyaknya dokter spesialis yang dihasilkan, masyarakat tidak lagi harus bergantung pada daerah lain untuk mendapatkan layanan kesehatan lanjutan.
Selain itu, program ini juga membuka peluang bagi generasi muda daerah untuk berkembang dan berkontribusi bagi pembangunan daerahnya.
Keberhasilan program ini tentu tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak. Pemerintah daerah, institusi pendidikan, dan fasilitas kesehatan memiliki peran penting dalam memastikan keberlanjutan program.
Kolaborasi yang solid menjadi kunci dalam menciptakan sistem kesehatan yang kuat dan merata.
















































