• Tentang Kami
  • Kontak
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
Senin, 19 Oktober, 2026
  • Login
Berita Sultra
Advertisement
  • Beranda
  • News
  • Kendari
  • Daerah
  • Nasional
  • Dunia
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Edukasi
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Ragam
    • Teknologi
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Kendari
  • Daerah
  • Nasional
  • Dunia
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Edukasi
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Ragam
    • Teknologi
No Result
View All Result
Berita Sultra
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Kendari
  • Daerah
  • Nasional
  • Dunia
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Edukasi
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Ragam
Home Pendidikan

UHO dan Pemkot Kendari Tingkatkan Kelestarian Hutan dan Petani Hutan Rimbaraya Lewat Agroforestry

Tyenk by Tyenk
23/11/2025
in Pendidikan
UHO dan Pemkot Kendari Tingkatkan Kelestarian Hutan dan Petani Hutan Rimbaraya Lewat Agroforestry

Foto bersama usai sosialisasi strategis bertajuk "Perhutanan Sosial untuk Kesejahteraan Masyarakat dan Kelestarian Hutan" di Kantor Lurah Abeli, Kota Kendari, Sabtu (22/11/2025).

612
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

KENDARI, BERITASULTRA.ID – Tim Program Kemitraan Masyarakat Internal Universitas Halu Oleo (UHO) menggelar sosialisasi strategis bertajuk “Perhutanan Sosial untuk Kesejahteraan Masyarakat dan Kelestarian Hutan” di Kantor Lurah Abeli, Kota Kendari, Sabtu (22/11/2025).

Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi masyarakat setempat, khususnya Kelompok Tani yang telah mengantongi izin pengelolaan hutan, untuk memahami tata cara pemanfaatan kawasan hutan secara legal, produktif, namun tetap lestari.

Ketua Tim Pengabdi UHO, La Agus Salim Mando, S.Hut., M.Sc., menjelaskan bahwa kegiatan ini menyasar dua kelompok tani spesifik, yakni Kelompok Tani Anggrek dan Kelompok Tani Medidoha.

Keduanya bernaung di bawah Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Pelestari Hutan Rimbaraya.

“Fokus kami adalah penguatan kapasitas masyarakat yang telah memiliki izin perhutanan sosial dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) sejak 2024. Izin ini mencakup lahan seluas 520 hektare di kawasan KPHP Gula Raya dengan anggota sekitar 194 orang,” ujar Agus Salim.

Dalam pelaksanaannya, Agus Salim didampingi oleh tim akademisi kehutanan UHO lainnya, yakni Dr. Safril Kasim, SP., MES., Dr. La Ode Midi, SP., MP., Alamsyah Flamin, S.Hut., MP., dan Hadiah Nur, SP., M.Si.

Salah satu materi kunci yang disampaikan adalah penerapan sistem Agroforestry. Tim UHO memaparkan bagaimana masyarakat dapat memadukan tanaman kehutanan (seperti jati putih) dengan tanaman pertanian jangka pendek seperti jagung, singkong, dan sayuran.

Selain itu, diperkenalkan pula sistem silvo agropastura, yakni integrasi antara kehutanan, pertanian, dan peternakan dalam satu kawasan.

“Intinya adalah manajemen rezim dan pola penggunaan lahan. Program ini bertujuan meningkatkan pendapatan masyarakat tanpa mengorbankan fungsi hutan.

Masyarakat harus paham bahwa lahan ini boleh dimanfaatkan hasilnya, tetapi bukan untuk dimiliki,” tegas Agus Salim.

Sekretaris Dinas Pertanian Kota Kendari, Astriati Lio, SP., M.M., yang turut hadir, menyebut program ini sebagai langkah strategis.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat adalah kunci keberhasilan pemberdayaan.

“Ini bukan sekadar menanam, tapi soal keberlanjutan. Program ini menambah pengetahuan petani sekaligus menjaga lingkungan melalui pemanfaatan yang legal,” ungkap Astriati.

Senada dengan itu, Kepala Seksi Wilayah III Balai Perhutanan Sosial, Muhammad Dimas Akrik Wicaksono, menekankan pentingnya tiga pilar dalam pengelolaan hutan lestari: kelola kawasan, kelola kelembagaan, dan kelola usaha.

“Izin perhutanan sosial adalah persetujuan pengelolaan selama 35 tahun yang dapat diperpanjang, bukan hak milik. Oleh karena itu, kami sangat mengapresiasi UHO yang turun tangan melakukan pendampingan, mengingat keterbatasan jangkauan pemerintah terhadap luasnya wilayah kerja,” pungkas Dimas.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda Kota Kendari, mahasiswa kehutanan UHO, serta antusiasme tinggi dari para anggota kelompok tani setempat.

Reporter: Tyenk

Tags: Dinas Pertanian Kota KendariGabungan Kelompok Tani (Gapoktan)Kelompok TaniKelompok Tani AnggrekKelompok Tani MedidohaTim Pengabdi UHOUHOUniversitas Halu Oleo Kendari
Previous Post

Bank Sultra Kucurkan KUR Rp300 Miliar dan Genjot Layanan Digital

Next Post

Teknik Kelautan UHO Gelar Acara Dies Natalis Ke-2, Berbagai Kegiatan Akademik & Non Akademik Hiasi Acara

Related Posts

No Content Available
Load More
Next Post
Teknik Kelautan UHO Gelar Acara Dies Natalis Ke-2, Berbagai Kegiatan Akademik & Non Akademik Hiasi Acara

Teknik Kelautan UHO Gelar Acara Dies Natalis Ke-2, Berbagai Kegiatan Akademik & Non Akademik Hiasi Acara

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent News

Lima Puluh Mahasiswa UHO Magang di Perusahaan Jepang

Lima Puluh Mahasiswa UHO Magang di Perusahaan Jepang

14/10/2026
Takdir Saili Unggul dalam Pemilihan Rektor Universitas Halu Oleo

Takdir Saili Unggul dalam Pemilihan Rektor Universitas Halu Oleo

14/10/2026
Prodi Manajemen Sumber Daya Perairan FPIK UHO Jalani Asesmen Akreditasi

Prodi Manajemen Sumber Daya Perairan FPIK UHO Jalani Asesmen Akreditasi

10/10/2026
UHO Gelar The 2nd ICFE 2026, Dorong Inovasi Riset dan Kolaborasi Global untuk Kelestarian Hutan

FHIL UHO Gelar ICFE 2026, Bahas Masa Depan Hutan di Tengah Ancaman Perubahan Iklim

08/10/2026
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
info@beritasultra.id

Copyright © 2023 Berita Sultra

No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Kendari
  • Daerah
  • Nasional
  • Dunia
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Edukasi
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Ragam
    • Teknologi

Copyright © 2023 Berita Sultra

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In