KOLUT, BERITA SULTRA.ID – Kabupaten Kolaka Utara(Kolut), kembali meraih Penghargaan Adipura kategori Kota Kecil untuk yang kedelapan kalinya secara berturut-turut, pada hari senin (18/03/2024).
Kegiatan Berlangsung di Lapangan Literasi dipimpin oleh Penjabat (Pj.) Bupati Kolaka Utara, Dr. Ir. Sukanto Toding, yang menyerahkan Piala Adipura kepada Anggota DPRD, H. Akhiruddin, SE., sebagai perwakilan masyarakat.
Piala diarak dari Desa Rantelimbong memasuki Kota Lasusua dan berakhir di Lapangan Literasi.
Dalam sambutannya, Pj. Bupati Kolaka Utara Dr. Ir. Sukanto Toding mengungkapkan rasa syukurnya atas prestasi ini, mengakui bahwa keberhasilan ini adalah hasil dari kerja keras dan dedikasi para pendahulu.
“Ia juga mengapresiasi kontribusi para pemimpin sebelumnya serta dukungan dari instansi pemerintahan dan masyarakat dalam meraih prestasi ini, ” Ungkap Sukanto toding Senin, (18/03/2024).
Pj. Bupati Kolut juga menyampaikan apresiasi khusus kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) beserta jajarannya atas kerja keras mereka dalam menjaga kebersihan dan keindahan kota.
Piala Adipura sendiri merupakan penghargaan dari pemerintah pusat atas prestasi dalam menjaga kebersihan dan tata kota secara berkelanjutan.
Selain itu, Sukanto toding menekankan pentingnya menjaga keindahan alam, seperti pegunungan dan laut yang memeluk Kabupaten Kolaka Utara, serta ruang terbuka hijau yang masih banyak dimanfaatkan oleh masyarakat.
Sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka, Pj. Bupati Kolut juga menyerahkan reward kepada staf kebersihan yang sering disebut sebagai pasukan kuning.
Beliau mengingatkan bahwa nilai dari penghargaan tersebut jangan dilihat dari jumlahnya, tetapi bentuk apresiasi dan ucapan terima kasih pemerintah atas kerja keras mereka selama ini.
“Prestasi ini bukanlah kebetulan, melainkan hasil dari perjuangan yang terus-menerus untuk mempertahankan keberhasilan dan meningkatkannya di masa yang akan datang. Kabupaten Kolaka Utara berkomitmen untuk terus menjaga kebersihan dan keindahan kota demi kesejahteraan masyarakatnya, “tuturnya.
Reporter: Parman
















































